<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sang Pelanglang</title>
	<atom:link href="http://sangpelanglang.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sangpelanglang.wordpress.com</link>
	<description>Onggokan Pikiran Tak Tertib</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Oct 2009 01:12:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sangpelanglang.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/17b4af1baefb5fc69b2a381356b5097c?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Sang Pelanglang</title>
		<link>http://sangpelanglang.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sangpelanglang.wordpress.com/osd.xml" title="Sang Pelanglang" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sangpelanglang.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ardipithecus ramidus (Ardi), Inikah Leluhur Manusia?</title>
		<link>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/06/ardipithecus-ramidus-ardi-inikah-leluhur-manusia/</link>
		<comments>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/06/ardipithecus-ramidus-ardi-inikah-leluhur-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 01:06:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sang Pelanglang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kitab Suci]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[Adam]]></category>
		<category><![CDATA[Ardi]]></category>
		<category><![CDATA[Ardipithecus ramidus]]></category>
		<category><![CDATA[Australopithecus afarensis]]></category>
		<category><![CDATA[Charles Darwin]]></category>
		<category><![CDATA[Darwin]]></category>
		<category><![CDATA[evolusi]]></category>
		<category><![CDATA[fosil]]></category>
		<category><![CDATA[Hawa]]></category>
		<category><![CDATA[Homo erectus]]></category>
		<category><![CDATA[Homo neanderthalensis]]></category>
		<category><![CDATA[kera]]></category>
		<category><![CDATA[leluhur]]></category>
		<category><![CDATA[Lucy]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[nenek moyang]]></category>
		<category><![CDATA[primata]]></category>
		<category><![CDATA[simpanse]]></category>
		<category><![CDATA[teori evolusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangpelanglang.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Setelah 15 tahun menjadi rumor, para peneliti akhirnya mengumumkan bahwa fosil berusia 4,4 juta tahun itu merupakan salah satu leluhur manusia&#8221; Begitu kira-kira kalimat pembuka salah satu artikel di The Wall Street Journal terbitan 2 Oktober. Fosil makhluk ini kemudian dinamai Ardipithecus ramidus (Ardi). Menurut para peneliti, Ardi merupakan salah satu mata rantai evolusi manusia, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangpelanglang.wordpress.com&amp;blog=9594136&amp;post=44&amp;subd=sangpelanglang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://blogs.discovermagazine.com/loom/files/2009/09/ardi-recon440.jpg" alt="" width="126" height="221" />&#8220;Setelah 15 tahun menjadi rumor, para peneliti akhirnya mengumumkan bahwa fosil berusia 4,4 juta tahun itu merupakan salah satu leluhur manusia&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu kira-kira kalimat pembuka salah satu artikel di The Wall Street Journal terbitan 2 Oktober. Fosil makhluk ini kemudian dinamai Ardipithecus ramidus (Ardi).</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut para peneliti, Ardi merupakan salah satu mata rantai evolusi manusia, hidup mendahului Lucy (Australopithecus afarensis), Homo erectus, dan Homo neanderthalensis, yang kemudian menurunkan manusia modern.<br />
<span id="more-44"></span><br />
Ardi sendiri diduga memiliki nenek moyang yang belum diketahui, diperkirakan hidup 6 juta tahun yang lalu. Si nenek moyang X ini yang kemudian menjadi leluhur bersama antara manusia dan primata. Setelah makhluk X ini keturunannya kemudian bercabang, satu menjadi manusia, satu lagi menjadi primata.</p>
<p style="text-align:justify;">Berita tentang Ardi merupakan berita baru. Namun tema yang melingkupinya sudah jauh hari dipicu oleh Darwin dengan Teori Evolusinya. Mudah disangka, penentang garda depan teori ini adalah pemegang otoritas agama.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk memahami lingkup kejadian ini, ada baiknya kita menoleh sebentar ke belakang, meneropong masa kebangkitan sains di Eropa beberapa abad lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">Seiring kebangkitan sains, otoritas agama mendapatkan serangan bertubi-tubi. Pukulan berat pertama datang dari Copernicus dan Galileo. Mereka mengabarkan bahwa bumi bukanlah pusat alam semesta. Bumi hanya salah satu planet yang berputar mengelilingi matahari.</p>
<p style="text-align:justify;">Ini jelas membatalkan anggapan manusia sebagai pusat kosmis. Jika ternyata bumi ini hanya salah satu planet kecil yang mengelilingi matahari, sedangkan matahari ini hanya serupa bintang mini yang mengorbit Bima Sakti, lantas dimana letak posisi istimewa manusia dalam kosmis alam raya?</p>
<p style="text-align:justify;">Kenyataan bahwa manusia bukanlah pusat alam semesta akan membuyarkan kebanggaan manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling mulia. Manusia semestinya berada di sentral, bukan sekedar penghuni pinggiran semesta.</p>
<p style="text-align:justify;">Belum reda pukulan &#8220;kosmis&#8221;, muncul pula seorang pengelana pendiam bernama Darwin. Sepulang berkelana dia mengabarkan berita yang lebih menggemparkan bahwa makhluk hidup tunduk dalam proses evolusi. Bentuk yang diperoleh sekarang bukanlah bentuk yang tetap, melainkan setelah melalui perubahan bertahap.</p>
<p style="text-align:justify;">Kabar ini jelas bertentangan dengan yang tertulis di kitab suci. Manusia adalah keturunan Adam dan Hawa yang diturunkan dari surga. Tuhan juga telah memberikan rupa Adam dan Hawa dalam bentuk yang sempurna. Tidak tertulis sepotongpun kata evolusi dalam kitab suci.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sabda&#8221; Darwin semakin menenggelamkan manusia pada krisis identitas, semakin terlukalah harga dirinya. Setelah manusia kehilangan posisi sentralnya di alam raya, sekarang seseorang hendak mengatakan bahwa manusia bukanlah makhluk surgawi. Manusia tak berbeda dengan spesies lain yang berkembang melalui proses evolusi. Bahwa leluhur manusia bisa jadi tak lebih dari seekor makhluk berbulu.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitulah, pertempuran mengenai asal muasal manusia nampaknya masih akan berlangsung lama, semenjak sains sendiri belum bisa menawarkan posisi yang pasti dan &#8216;decisive&#8217; perihal ini.[]</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Artikel lain</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/05/senjakala-agama-masih-adakah-masa-depan-bagi-agama/" target="_self">Senjakala Agama: Masih Adakah Masa Depan Bagi Agama?</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/03/kata-mui-gempa-sumbar-akibat-banyaknya-maksiat-anda-percaya-tidak-dengan-saya/" target="_self">Kata MUI, Gempa Sumbar Akibat Banyaknya Maksiat, Anda Percaya? Tidak Dengan Saya</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/24/sholat-mencegah-perbuatan-keji-dan-munkar-terbuktikah-pernyataan-ini/" target="_self">Sholat Mencegah Perbuatan Keji dan Munkar, Terbuktikah Pernyataan Ini?</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/25/penegakan-khilafah-islamiyah-gerakan-oportunis/" target="_self">Penegakan Khilafah Islamiyah = Gerakan Oportunis?</a></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangpelanglang.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangpelanglang.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangpelanglang.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangpelanglang.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangpelanglang.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangpelanglang.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangpelanglang.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangpelanglang.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangpelanglang.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangpelanglang.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangpelanglang.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangpelanglang.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangpelanglang.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangpelanglang.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangpelanglang.wordpress.com&amp;blog=9594136&amp;post=44&amp;subd=sangpelanglang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/06/ardipithecus-ramidus-ardi-inikah-leluhur-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69171b34d4bc54a21e34262902b6fb55?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sang Pelanglang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogs.discovermagazine.com/loom/files/2009/09/ardi-recon440.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Senjakala Agama: Masih Adakah Masa Depan Bagi Agama?</title>
		<link>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/05/senjakala-agama-masih-adakah-masa-depan-bagi-agama/</link>
		<comments>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/05/senjakala-agama-masih-adakah-masa-depan-bagi-agama/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 22:38:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sang Pelanglang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[Bertrand Russel]]></category>
		<category><![CDATA[Copernicus]]></category>
		<category><![CDATA[Darwin]]></category>
		<category><![CDATA[doktrin]]></category>
		<category><![CDATA[filosof]]></category>
		<category><![CDATA[filsuf]]></category>
		<category><![CDATA[Galileo]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[religion]]></category>
		<category><![CDATA[Religion and Science]]></category>
		<category><![CDATA[Russel]]></category>
		<category><![CDATA[teori evolusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangpelanglang.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Bertrand Russel, dalam salah satu kesimpulan di bukunya Religion and Science, menyatakan bahwa agama tidak lagi mempunyai pengaruh sebesar beberapa abad lalu. Russel adalah seorang filsuf asal Inggris. Bisa ditebak, fokus yang dibahas dalam bukunya adalah agama Kristen, tapi esensi simpulannya bisa digeneralisasi melintasi agama lain. Russel menyatakan bahwa doktrin agama yang dulu dianggap sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangpelanglang.wordpress.com&amp;blog=9594136&amp;post=36&amp;subd=sangpelanglang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://frmarkdwhite.files.wordpress.com/2009/08/bertrand-russell.jpg?w=143&#038;h=143" alt="" width="143" height="143" />Bertrand Russel, dalam salah satu kesimpulan di bukunya Religion and Science, menyatakan bahwa agama tidak lagi mempunyai pengaruh sebesar beberapa abad lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">Russel adalah seorang filsuf asal Inggris. Bisa ditebak, fokus yang dibahas dalam bukunya adalah agama Kristen, tapi esensi simpulannya bisa digeneralisasi melintasi agama lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Russel menyatakan bahwa doktrin agama yang dulu dianggap sebagai kebenaran mutlak, yang mesti dipercaya apa adanya, seiring dengan perkembangan sains, sekarang menjadi tidak esensial lagi. Padahal di masa lalu, pengingkaran akan doktrin ini bisa mengakibatkan si pengingkar dihukum bakar di hadapan publik.<br />
<span id="more-36"></span><br />
Salah satu contoh yang terkenal adalah doktrin mengenai posisi bumi di alam raya. Sebelum hipotesis Copernicus yang diperkuat oleh Galileo muncul, bumi diyakini sebagai pusat alam semesta. Matahari dan bintang lah yang berputar mengelilingi bumi, sedang bintang-bintang terpantek tetap pada posisinya di langit. Kini kita semua mafhum bagaimana pergerakan benda langit yang sebenarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Contoh doktrin lain adalah mengenai banjir besar di jaman Nuh. Agama Kristen dan Islam sama-sama memiliki doktrin serupa. Pada masa itu semua manusia yang bertakwa ditambah sepasang semua spesies selain manusia di bumi ini selamat dari banjir dengan menumpang kapal Nuh. Setelah kapal Nuh mendarat, semua makhluk hidup yang selamat kemudian berkembang biak menurunkan keturunan yang sekarang.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai sesuatu untuk diambil pelajaran, kisah ini akan tetap relevan. Tapi manusia modern yang mempercayai kisah ini kata demi kata apa adanya tanpa pertanyaan kritis, bisa jadi tak akan sebanyak manusia di beberapa abad silam.</p>
<p style="text-align:justify;">Masih ada beberapa doktrin agama lain yang mendapatkan tantangan. Meski masih menjadi kontroversi, Teori Evolusi Darwin juga dinilai mampu memberikan pukulan berat atas doktrin penciptaan manusia. Satu konsekuensi teori ini, manusia tidaklah berbeda dengan spesies lainnya, berkembang dari sebuah proses evolusi, bukan berasal dari Adam dan Hawa yang diturunkan dari surga seperti yang diajarkan doktrin agama.</p>
<p style="text-align:justify;">Russel mengamati bahwa dari banyak doktrin agama yang dahulu dianggap sebagai sesuatu yang mutlak, di jaman ini hanya tertinggal 3 doktrin yang paling utama: Tuhan, keabadian, dan kebebasan.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika doktrin-doktrin lain seperti pergerakan bumi, penciptaan bumi, asal mula kehidupan, sedikit demi sedikit bisa diungkap sains, 3 doktrin itu tetap sebagai sesuatu yang berada diluar sains. Sains hanya bisa memberikan argumen, namun tidak bisa membuktikan secara pasti.</p>
<p style="text-align:justify;">Kesimpulan Russel ini jelas menarik. Pendapatnya ini menggarisbawahi &#8220;perang&#8221; antara agama dan sains yang mulai terjadi selepas masa Renaissance. Agama yang sebelum masa itu begitu dominan, hingga mempunyai wewenang menentukan mana yang benar dan salah atas pergerakan benda langit, sedikit demi sedikit dilucuti otoritasnya oleh sains. Begitu banyaknya otoritas yang dilucuti hingga hanya meninggalkan 3 doktrin utama sebagaimana disebut diatas.</p>
<p style="text-align:justify;">Menjadi pertanyaan menarik, dengan segala perkembangan peradaban (sains, ilmu sosial, filsafat, dll) manusia di masa depan, akankah doktrin dan otoritas agama yang tertinggal ini semakin terlucuti?</p>
<p><strong>Artikel lain</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/03/kata-mui-gempa-sumbar-akibat-banyaknya-maksiat-anda-percaya-tidak-dengan-saya/" target="_self">Kata MUI, Gempa Sumbar Akibat Banyaknya Maksiat, Anda Percaya? Tidak Dengan Saya</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/25/penegakan-khilafah-islamiyah-gerakan-oportunis/" target="_self">Penegakan Khilafah Islamiyah = Gerakan Oportunis?</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/24/sholat-mencegah-perbuatan-keji-dan-munkar-terbuktikah-pernyataan-ini/" target="_self">Sholat Mencegah Perbuatan Keji dan Mungkar, Terbuktikah Pernyataan Ini?</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/22/membaca-kitab-suci-yang-seperti-membaca-pusi/" target="_self">Membaca Kitab Suci yang Seperti Membaca Puisi</a></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangpelanglang.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangpelanglang.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangpelanglang.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangpelanglang.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangpelanglang.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangpelanglang.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangpelanglang.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangpelanglang.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangpelanglang.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangpelanglang.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangpelanglang.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangpelanglang.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangpelanglang.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangpelanglang.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangpelanglang.wordpress.com&amp;blog=9594136&amp;post=36&amp;subd=sangpelanglang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/05/senjakala-agama-masih-adakah-masa-depan-bagi-agama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69171b34d4bc54a21e34262902b6fb55?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sang Pelanglang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://frmarkdwhite.files.wordpress.com/2009/08/bertrand-russell.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kata MUI, Gempa Sumbar Akibat Banyaknya Maksiat, Anda Percaya? Tidak dengan Saya</title>
		<link>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/03/kata-mui-gempa-sumbar-akibat-banyaknya-maksiat-anda-percaya-tidak-dengan-saya/</link>
		<comments>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/03/kata-mui-gempa-sumbar-akibat-banyaknya-maksiat-anda-percaya-tidak-dengan-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 20:27:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sang Pelanglang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[gempa padang]]></category>
		<category><![CDATA[gempa sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[hukuman]]></category>
		<category><![CDATA[maksiat]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[MUI]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangpelanglang.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Pertama-tama, ucapan duka cita dan bela sungkawa mendalam saya untuk semua saudara-saudara di Sumatra Barat, tak peduli agama, suku, ras, ataupun partai politiknya. Apapun yang bisa diberikan, seminimal apapun, niscaya akan meringankan beban saudara-saudara kita. Jikapun tidak ada harta berharga, sekedar doa tulus sudah cukup mampu untuk melapangkan. Pun itu tidak, paling tidak kita mesti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangpelanglang.wordpress.com&amp;blog=9594136&amp;post=28&amp;subd=sangpelanglang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://arinikorean.files.wordpress.com/2008/05/gempa-sm.gif?w=144&#038;h=130" alt="" width="144" height="130" />Pertama-tama, ucapan duka cita dan bela sungkawa mendalam saya untuk semua saudara-saudara di Sumatra Barat, tak peduli agama, suku, ras, ataupun partai politiknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Apapun yang bisa diberikan, seminimal apapun, niscaya akan meringankan beban saudara-saudara kita. Jikapun tidak ada harta berharga, sekedar doa tulus sudah cukup mampu untuk melapangkan. Pun itu tidak, paling tidak kita mesti menahan diri untuk tidak mengeluarkan komentar yang justru menyakiti para korban.</p>
<p style="text-align:justify;">Coba simaklah petikan komentar Ketua MUI Sumut ini (liputan lengkap bisa dilihat <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2009/10/01/22021053/mui.gempa.sumbar.cobaan.dan.peringatan" target="_self">disini</a>):<br />
<span id="more-28"></span><br />
<strong>Komentar pertama: </strong><em>Namun, musibah gempa itu juga bisa berarti peringatan karena banyaknya maksiat atau perilaku masyarakat yang bertentangan dengan ketentuan agama. Untuk itu, selain bersabar, warga Sumbar yang mengalami musibah gempa tersebut juga harus banyak memohon ampun kepada Allah SWT karena mungkin banyak melakukan kesalahan.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Absurditas komentar pertama:</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi orang yang percaya Tuhan, tak dielakkan semua peristiwa pasti akan menjadi bagian atas kehendak dariNya, termasuk gempa di Sumbar. Tapi dengan menyimpulkan bahwa peristiwa ini sebagai bentuk atas peringatan (baca: hukuman) karena banyaknya maksiat ini sudah terlalu jauh. Komentar ini seakan menempatkan komentator sebagai seorang yang mengetahui kehendak Tuhan. Menutup kemungkinan bahwa Tuhan mungkin saja punya niatan lain yang tidak mesti ditafsirkan sebagai hukuman.</p>
<p style="text-align:justify;">Komentar ini justru mengarahkan pada tindakan &#8220;blame the victims&#8221;. Korban yang sudah menderita disalahkan lagi sebagai penyebab turunnya bencana. Jadi alih-alih bersimpati, sang komentator berpendapat bahwa korban memang layak mendapatkan penderitaan itu karena perbuatan maksiat yang telah dilakukannya. Apa benar demikian?</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana dengan negara kaf*r seperti Jepang. Biarpun banyak gempa, kenapa korban yang jatuh tidak sebanyak yang di Indonesia? Ya karena gempa memang sebuah fenomena alam normal. Korban minimal karena usaha preventif mereka lebih baik dari Indonesia. Itu saja.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Komentar kedua:</strong> <em>Selain itu, musibah tersebut juga peringatan untuk pemerintah agar lebih giat memberantas maksiat dan perilaku masyarakat yang tidak sesuai dengan ajaran agama. &#8220;Pemerintah harus sadar, banyaknya tempat maksiat justru mengundang bala bagi daerah itu,&#8221; katanya.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Absurditas komentar kedua:</p>
<p style="text-align:justify;">Ini komentar tidak nyambung, seakan-akan jika maksiat tidak ada, maka gempa tidak akan terjadi. Maksiat (korupsi, manipulasi, birokrasi tak efisien, dll) pada satu sisi memang mesti diberantas, tapi menghubungkan musibah dengan banyaknya maksiat, it&#8217;s nonsense.</p>
<p style="text-align:justify;">Getaran gempa sebagai suatu fenomena alam, itu tidak membunuh (kecuali diiringi tsunami). Yang membunuh adalah struktur bangunan yang tidak dapat menahan guncangan gempa. Artinya, untuk terhindar dari dampak gempa (bencana), asal konstruksi bangunan dibuat tahan gempa, maka korban bisa diminimalkan. Jadi bukan dengan kegiatan pemberantasan maksiat.</p>
<p style="text-align:justify;">Pernyataan bahwa pemerintah harus sadar, banyaknya tempat maksiat justru mengundang bala bagi daerah itu, ini jelas pernyataan tak berdasar. Apa buktinya? Secara natural, Indonesia memang terletak di jalur gempa, sama seperti Jepang. Mau ada maksiat atau tidak, gempa tetap punya peluang besar untuk terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Kenapa usulan Pak Ketua MUI bukan ditekankan kepada perbaikan standar bangunan yang jelas-jelas mempunyai hubungan langsung atas penanggulangan dampak gempa? Tapi justru sibuk menyalahkan korban dan menghubungkan gempa dengan maksiat?</p>
<p style="text-align:justify;">Mudah-mudahan bencana tidak lagi sering mampir di Indonesia. Semoga usaha meminimalkan dampak bencana juga bisa dilakukan semakin baik dan terencana. Tak ingin lagi melihat begitu banyak airmata tertumpah dari mereka yang kehilangan orang-orang yang dikasihinya.[]</p>
<p style="text-align:justify;">Artikel lain</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/25/penegakan-khilafah-islamiyah-gerakan-oportunis/" target="_self">Penegakan Khilfah Islamiyah = Gerakan Oportunis?</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/24/sholat-mencegah-perbuatan-keji-dan-munkar-terbuktikah-pernyataan-ini/" target="_self">Sholat Mencegah Perbuatan Keji dan Mungkar, Terbuktikah Pernyataan Ini?</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/22/membaca-kitab-suci-yang-seperti-membaca-pusi/" target="_self">Membaca Kitab Suci yang Seperti Membaca Puisi</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/05/senjakala-agama-masih-adakah-masa-depan-bagi-agama/" target="_self">Senjakala Agama: Masih Adakah Masa Depan Bagi Agama?</a></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangpelanglang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangpelanglang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangpelanglang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangpelanglang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangpelanglang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangpelanglang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangpelanglang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangpelanglang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangpelanglang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangpelanglang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangpelanglang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangpelanglang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangpelanglang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangpelanglang.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangpelanglang.wordpress.com&amp;blog=9594136&amp;post=28&amp;subd=sangpelanglang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/03/kata-mui-gempa-sumbar-akibat-banyaknya-maksiat-anda-percaya-tidak-dengan-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69171b34d4bc54a21e34262902b6fb55?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sang Pelanglang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://arinikorean.files.wordpress.com/2008/05/gempa-sm.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Penegakan Khilafah Islamiyah = Gerakan Oportunis?</title>
		<link>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/25/penegakan-khilafah-islamiyah-gerakan-oportunis/</link>
		<comments>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/25/penegakan-khilafah-islamiyah-gerakan-oportunis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2009 20:32:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sang Pelanglang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[arab]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[hizbut tahrir]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[khilafah]]></category>
		<category><![CDATA[khilafah islamiyah]]></category>
		<category><![CDATA[kufur]]></category>
		<category><![CDATA[NKRI]]></category>
		<category><![CDATA[oportunis]]></category>
		<category><![CDATA[syariat]]></category>
		<category><![CDATA[syariat islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangpelanglang.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Iklim di Indonesia telah terbuka. Gerakan-gerakan yang dahulu tiarap, kini dengan tanpa khawatir menampakkan diri. Ada gerakan-gerakan yang masih mengakui dan bersedia bernaung dalam wadah NKRI, namun ada pula gerakan yang jika ditilik, konsekuensi perjuangan ini akan meniscayakan runtuhnya NKRI. Mudah ditebak, salah satu model yang terakhir ini mengacu pada gerakan yang mencitakan berdirinya khilafah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangpelanglang.wordpress.com&amp;blog=9594136&amp;post=22&amp;subd=sangpelanglang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://kartini87.files.wordpress.com/2009/08/khilafah.jpg?w=105&#038;h=140" alt="" width="105" height="140" />Iklim di Indonesia telah terbuka. Gerakan-gerakan yang dahulu tiarap, kini dengan tanpa khawatir menampakkan diri.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada gerakan-gerakan yang masih mengakui dan bersedia bernaung dalam wadah NKRI, namun ada pula gerakan yang jika ditilik, konsekuensi perjuangan ini akan meniscayakan runtuhnya NKRI.</p>
<p style="text-align:justify;">Mudah ditebak, salah satu model yang terakhir ini mengacu pada gerakan yang mencitakan berdirinya khilafah islamiyah.<br />
<span id="more-22"></span><br />
Jika kita memakai logika Indonesia sebagai negara berdaulat, setiap yang berdaulat pasti akan berusaha mempertahankan kedaulatannya. Dan siapapun yang berusaha merongrong kedaulatan layak dianggap musuh utama.</p>
<p style="text-align:justify;">Semisal Indonesia sebagai sebuah negara menyusun daftar siapa musuh-musuhnya, gerakan-gerakan semacam ini akan menghuni salah satu daftar teratas.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita semua mafhum, fokus tembak gerakan  khilafah ini meniscayakan demokrasi perlu dihancurkan. Sedang di lain sisi, kita juga paham kalo salah satu yang hendak ditegakkan dalam demokrasi adalah kebebasan berpendapat dan berserikat. Dan disini terletak bagian menariknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Justru di negara dengan kebebasan berserikat (baca: demokrasi) seperti Indonesia, gerakan jenis ini diberi napas hidup. Tak usah jauh-jauh ke negara diktator, di Arab sana saja, organisasi macam ini tidak akan bebas hidup karena jelas mengusung prinsip yang tidak sejalan dengan pemerintah.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi mereka dapat tumbuh justru di negara dengan sistem yang mereka tentang. Berkembang biak justru di sistem yang mereka anggap kufur absolut. Setelah dapat kesempatan hidup, alih-alih memberikan kredit, eh malah hendak menghancurkannya. Dan dalam persilatan politik sikap semacam ini sudah jelas labelnya: oportunis.</p>
<p style="text-align:justify;">Apa yang bisa kita harapkan dari para oportunis?</p>
<p style="text-align:justify;">Satu perihal besar mesti dipastikan pula. Andaikata khilafah itu berdiri, apakah mereka masih akan membiarkan tumbuhnya perbedaan, termasuk gerakan yang menentang khilafah, sebagaimana mereka sebagai gerakan penentang demokrasi dibiarkan tumbuh di negara demokrasi? Terus terang saya ragu.</p>
<p style="text-align:justify;">Silahkan periksa mendalam tabiat gerakan-gerakan ini. Jika masih ada intoleransi, eksklusif, menganggap sebagai golongan terbaik dengan dalih menegakkan aturan Tuhan, menganggap sistem lain buruk absolut, berarti keraguan saya mendapatkan konfirmasi.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Artikel lain</strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li style="text-align:left;"><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/24/sholat-mencegah-perbuatan-keji-dan-munkar-terbuktikah-pernyataan-ini/" target="_self">Sholat Mencegah Perbuatan Keji dan Munkar, Terbuktikah Pernyataan Ini?</a></li>
<li style="text-align:left;"><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/22/membaca-kitab-suci-yang-seperti-membaca-pusi/" target="_self">Membaca Kitab Suci yang Seperti Membaca Puisi</a></li>
<li style="text-align:left;"><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/03/kata-mui-gempa-sumbar-akibat-banyaknya-maksiat-anda-percaya-tidak-dengan-saya/" target="_self">Kata MUI, Gempa Sumbar Akibat Banyaknya Maksiat, Anda Percaya? Tidak dengan Saya</a></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;"></ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangpelanglang.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangpelanglang.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangpelanglang.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangpelanglang.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangpelanglang.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangpelanglang.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangpelanglang.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangpelanglang.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangpelanglang.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangpelanglang.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangpelanglang.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangpelanglang.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangpelanglang.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangpelanglang.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangpelanglang.wordpress.com&amp;blog=9594136&amp;post=22&amp;subd=sangpelanglang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/25/penegakan-khilafah-islamiyah-gerakan-oportunis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69171b34d4bc54a21e34262902b6fb55?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sang Pelanglang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kartini87.files.wordpress.com/2009/08/khilafah.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sholat Mencegah Perbuatan Keji dan Munkar, Terbuktikah Pernyataan Ini?</title>
		<link>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/24/sholat-mencegah-perbuatan-keji-dan-munkar-terbuktikah-pernyataan-ini/</link>
		<comments>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/24/sholat-mencegah-perbuatan-keji-dan-munkar-terbuktikah-pernyataan-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 17:58:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sang Pelanglang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ritual]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[keji]]></category>
		<category><![CDATA[munkar]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[rukun]]></category>
		<category><![CDATA[sembahyang]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>
		<category><![CDATA[toleran]]></category>
		<category><![CDATA[ustadz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangpelanglang.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Dalam suatu majelis pengajian, seorang penceramah menyampaikan kalau sholat dapat menjauhkan dari perbuatan keji dan munkar. Pernyataan ini meniscayakan jika seseorang sholat, maka tindakannya akan mencerminkan kebaikan, minimal tidak akan merugikan. Wejangan pak ustadz ini tak menghindarkan dari seorang jamaah yang penuh rasa ingin tahu untuk bertanya. Tapi, bukankah ada orang sholat tapi tindakannya tetap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangpelanglang.wordpress.com&amp;blog=9594136&amp;post=13&amp;subd=sangpelanglang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://www.indonesiamatters.com/images-2/sholat.jpg" alt="" width="144" height="108" />Dalam suatu majelis pengajian, seorang penceramah menyampaikan kalau sholat dapat menjauhkan dari perbuatan keji dan munkar.</p>
<p style="text-align:justify;">Pernyataan ini meniscayakan jika seseorang sholat, maka tindakannya akan mencerminkan kebaikan, minimal tidak akan merugikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Wejangan pak ustadz ini tak menghindarkan dari seorang jamaah yang penuh rasa ingin tahu untuk bertanya. Tapi, bukankah ada orang sholat tapi tindakannya tetap tak terpuji? Baik tindakan tak terpuji yang langsung merugikan orang lain, maupun tak terpuji dengan masih timbulnya perasaan sombong dan tidak toleran terhadap orang lain yang berbeda?<br />
<span id="more-13"></span><br />
Pertanyaan yang amat wajar. Kita bisa menebak dengan peluang kepastian hampir 100% bahwa teroris itu sholat. Tapi lihat tindakannya, semua yang dilakukannya jelas tindakan keji. Atau lihat orang-orang alim yang masih mencela orang lain di luar golongannya dan menganggap bahwa keselamatan hanya miliknya, ini jelas bukan tindakan baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Atas pertanyaan-pertanyaan ini, pak ustadz umumnya akan mengeluarkan jawaban andalannya, bahwa mereka-mereka itu belum sholat dengan sesungguhnya, atau belum sholat dengan cara yang benar.</p>
<p style="text-align:justify;">Atas jawaban pak ustadz ini, akan menimbulkan beberapa konsekuensi:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pertama</strong>, sholat merupakan sesuatu yang rumit dan misterius. Saking rumitnya, hingga tak semua orang mampu memetik faedah langsung dari manfaat sholat itu: mencegah perbuatan keji dan mungkar.</p>
<p style="text-align:justify;">Sholat membutuhkan syarat-syarat misterius hingga tak semua orang mampu memenuhinya, ini dibuktikan dengan fakta masih banyak orang sholat, tapi masih banyak pula tindakan maksiat. Dan atas kenyataan ini mereka disalahkan karena dianggap belum menunaikan sholat dengan cara yang sesungguhnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya, buat apa suatu perintah ditetapkan apabila syarat sempurnanya perintah itu tidak dapat dijalankan oleh semua orang?</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kedua</strong>, pernyataan bahwa sholat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar tak menemukan buktinya di lapangan. Artinya, ketika ada orang berperilaku baik atau buruk, ini tidak ada hubungannya dengan rajin tidaknya dia sholat.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak yang percaya, kecenderungan berperilaku baik itu sudah tertanam dalam tiap diri manusia. Ketika si manusia ini mendapatkan didikan baik dan berada dalam lingkungan pergaulan yang baik, maka perilakunya pun akan cenderung baik, begitu pula sebaliknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin saja ada banyak lagi faktor yang akan membentuk perilaku seseorang. Cuma, apakah sholat memang benar-benar memberikan sumbangan secara signifikan atas perilaku seseorang?</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ketiga</strong>, bagaimana menjelaskan orang selain Islam yang tidak melakukan perbuatan keji dan munkar? Orang selain Islam tidak sholat, tapi tak berarti semua lantas bejat.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin seseorang akan menjawab, kalau sekedar berbuat tak merugikan, tiap orang selalu punya dorongan berbuat tak merugikan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi seseorang hingga dia akhirnya berbuat baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Justru jawaban ini menguatkan butir kedua diatas. Bahwa adakah hubungan yang erat antara melakukan sholat dengan baik buruknya tindakan seseorang?</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Artikel lain</strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/22/membaca-kitab-suci-yang-seperti-membaca-pusi/" target="_self">Membaca Kitab Suci yang Seperti Membaca Puisi</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/25/penegakan-khilafah-islamiyah-gerakan-oportunis/" target="_self">Penegakan Khilafah Islamiyah = Gerakan Oportunis?</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/03/kata-mui-gempa-sumbar-akibat-banyaknya-maksiat-anda-percaya-tidak-dengan-saya/" target="_self">Kata MUI, Gempa Sumbar Akibat Banyaknya Maksiat, Anda Percaya? Tidak dengan Saya</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/05/senjakala-agama-masih-adakah-masa-depan-bagi-agama/" target="_self">Senjakala Agama: Masih Adakah Masa Depan Bagi Agama?</a></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangpelanglang.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangpelanglang.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangpelanglang.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangpelanglang.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangpelanglang.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangpelanglang.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangpelanglang.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangpelanglang.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangpelanglang.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangpelanglang.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangpelanglang.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangpelanglang.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangpelanglang.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangpelanglang.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangpelanglang.wordpress.com&amp;blog=9594136&amp;post=13&amp;subd=sangpelanglang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/24/sholat-mencegah-perbuatan-keji-dan-munkar-terbuktikah-pernyataan-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69171b34d4bc54a21e34262902b6fb55?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sang Pelanglang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.indonesiamatters.com/images-2/sholat.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Membaca Kitab Suci yang Seperti Membaca Pusi</title>
		<link>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/22/membaca-kitab-suci-yang-seperti-membaca-pusi/</link>
		<comments>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/22/membaca-kitab-suci-yang-seperti-membaca-pusi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 04:31:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sang Pelanglang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kitab Suci]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[harfiah]]></category>
		<category><![CDATA[imajinasi]]></category>
		<category><![CDATA[kitab]]></category>
		<category><![CDATA[penafsiran]]></category>
		<category><![CDATA[prosa]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[teks]]></category>
		<category><![CDATA[toleransi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sangpelanglang.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Keistimewaan puisi dibanding dengan prosa adalah pada multi tafsirnya. Saat dibacakan puisi pada 100 hadirin, besar kemungkinan masing-masing akan membawa pulang kesan dan arti yang berbeda. Dalam puisi, kata demi kata yang dirangkai tidak lagi memiliki arti sendiri-sendiri melainkan melebur membentuk makna dengan kemungkinan begitu luas. Pengandaian-pengandaian yang digunakan pun tidak mesti bisa dibuktikan atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangpelanglang.wordpress.com&amp;blog=9594136&amp;post=7&amp;subd=sangpelanglang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://www.davidrobertbooks.com/books.jpg" alt="" width="117" height="163" />Keistimewaan puisi dibanding dengan prosa adalah pada multi tafsirnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat dibacakan puisi pada 100 hadirin, besar kemungkinan masing-masing akan membawa pulang kesan dan arti yang berbeda.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam puisi, kata demi kata yang dirangkai tidak lagi memiliki arti sendiri-sendiri melainkan melebur membentuk makna dengan kemungkinan begitu luas.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengandaian-pengandaian yang digunakan pun tidak mesti bisa dibuktikan atau pernah eksis dalam dunia nyata. Itu sebab, dengan sifatnya yang begitu personal, tak boleh ada satu orang atau satu badan yang berhak membuat baku penafsiran puisi.<br />
<span id="more-7"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Andai saja hukum puisi ini bisa dibawa ke ranah agama, tentu pertikaian memperebutkan siapa yang paling benar dalam membaca kitab suci dapat dikurangi secara nyata. Mungkin jika tiap orang menganggap teks kitab suci menyerupai bait-bait puisi, banyak perbedaan yang kemudian bisa dipahami dan ditenggang.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak terpaku menafsirkan kata demi kata berarti menerima adanya nuansa atau gradasi warna. Mengakui adanya ruang tak sempit dan leluasa. Tak melulu hitam atau putih, melainkan terangkum pula warna-warna lain di dalamnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Inti mendasarnya adalah bagaimana membaca kitab bisa pula melibatkan “imajinasi” sehingga tidak mesti selalu terikat pada arti harfiah. Hingga sebagaimana 100 hadirin yang menyimak puisi tadi, tiap orang akan merasakan keintiman pribadi yang tidak mesti sama atau disamakan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Artikel lain</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/24/sholat-mencegah-perbuatan-keji-dan-munkar-terbuktikah-pernyataan-ini/" target="_self">Sholat Mencegah Perbuatan Keji dan Munkar, Terbuktikah Pernyataan Ini?</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/25/penegakan-khilafah-islamiyah-gerakan-oportunis/" target="_self">Penegakan Khilafah Islamiyah = Gerakan Oportunis?</a></li>
<li><a href="http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/10/03/kata-mui-gempa-sumbar-akibat-banyaknya-maksiat-anda-percaya-tidak-dengan-saya/" target="_self">Kata MUI, Gempa Sumbar Akibat Banyaknya Maksiat, Anda Percaya? Tidak dengan Saya</a></li>
</ul>
<ul></ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sangpelanglang.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sangpelanglang.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sangpelanglang.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sangpelanglang.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sangpelanglang.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sangpelanglang.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sangpelanglang.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sangpelanglang.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sangpelanglang.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sangpelanglang.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sangpelanglang.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sangpelanglang.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sangpelanglang.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sangpelanglang.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sangpelanglang.wordpress.com&amp;blog=9594136&amp;post=7&amp;subd=sangpelanglang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sangpelanglang.wordpress.com/2009/09/22/membaca-kitab-suci-yang-seperti-membaca-pusi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69171b34d4bc54a21e34262902b6fb55?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sang Pelanglang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.davidrobertbooks.com/books.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
